Tentang hidup -- Saling berbagi informasi tentang cara memandang kehidupan, bisnis dan motivasi untuk menjadikan hidup lebih berarti dan bermakna.
Kamis, 26 Januari 2012
Nasihat Berharga Albert Einstein
Kiamat Tahun 2012
Dalam sebuah hadis diceritakan Malaikat Jibril bertanya kepada Rasul, “Ya Rasulullah, tahukah Anda kapan waktu kiamat itu tiba ?” Beliau menjawab, “Yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya.” Jibril mengira Rasul mendapat bisikan Allah tentang hal tersebut. Ternyata beliau tidak menerima informasi tentang hal tersebut.
“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu, dan masuklah ke dalam syurgaKu.”(Al-Fajr:27-30)
Rabu, 11 Januari 2012
Alhamdulillah by Maher Zein
Yet to me you were always so close
I wandered lost in the dark
I closed my eyes toward the signs
You put in my way
I walked everyday
Further and further away from you
Ooooo Allah, you brought me home
I thank You with every breath I take.
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.
All the things you have given to me
I never thanked you once
I was too proud to see the truth
And prostrate to you
Until I took the first step
And that’s when you opened the doors for me
Now Allah, I realized what I was missing
By being far from you.
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.
I wanna thank you for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
And did you give me hope
O Allah, I wanna thank you
I wanna thank You for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
I wanna thank You for bringing me home
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.
Sabtu, 18 Juni 2011
Yang Akan Pergi Meninggalkan Kita
Tatkala kita masuk ke dalam kubur, semua yg kita cintai & mencintai kita, harta, jabatan & keluarga, ternyata semuanya meninggalkan kita sendirian dalam kubur. Padahal mereka jadi pusat perhatian kita selama hidup, sementara ibadah, amal & akhlak yang kurang kita perhatikan, itulah SAHABAT SEBENARNYA yang menemani kita tatkala sendiri di dalam kubur.
Rabu, 23 Februari 2011
Sifat Orang Sukses
Saya temukan dari salah satu sumber di facebook, dan saya pikir ini sangat baik diketahui bagi sahabat sekalian. Semoga bermanfaat!
1. Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain gagal menemukannya.
2. Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran, bukannya kesulitan belaka.
3. Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
4. Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
5. Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6. Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7. Mereka jarang mengeluh.
8. Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9. Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10. Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
11. Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
12. Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13. Tahu benar apa yang diinginkan.
14. Mereka inovatif dan bukan plagiat.
15. Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16. Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
17. Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
18. Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
19. Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
20. Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
21. Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22. Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
23. Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
24. Mereka adalah komunikator yang handal.
25. Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
26. Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
27. Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
28. Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29. Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30. Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
31. Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
32. Mereka juga murah hati dan baik hati.
33. Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
34. Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35. Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36. Mereka rajin.
37. Ulet
38. Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
39. Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
40. Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
41. Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42. Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43. Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
44. Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45. Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46. Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
47. Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
48. Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
49. Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50. Mereka melakukan pada yang mereka katakan.
Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah.
Kamis, 13 Januari 2011
Modal itu bernama Kejujuran
Senin, 06 September 2010
Wahai Pemuda, Ramaikanlah Masjid
Memang, agak bertolak belakang dengan keadaan di mal-mal, di mana mal tetap penuh dengan damainya. Padahal rugi sekali jika kita harus meninggalkan terawih di masjid untuk urusan yang kurang penting apalagi hanya untuk kesenangan duniawi semata. Berapa besar nilai pahala yang hilang. Dan belum tentu pula kita bisa menjumpai ramadhan yang akan datang.
Ada penceramah tarawih yang mengatakan bahwa shalat terawih dan witir berjamaah di masjid memiliki nilai shalat seakan-akan melakukan ibadah semalam suntuk. Ini sama halnya dengan ibadah shalat subuh berjamaah di masjid. Wallahualam. Namun intinya, nilai ibadah yang lepas dari genggaman kita jika kita melewatkannya sangatlah besar.
Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS At-Taubah; 09 : 18)Adapun menurut hadis, ada berbagai keutamaan bagi orang yang suka meramaikan masjid, diantaranya:
Dianggap Allah dekat:
Di hari kiamat, Allah bertanya kepada para malaikat: ”Mana tetangga-Ku?” Malaikat menyahut: ”Siapakah gerangan orang yang patut menjadi tetangga-Mu”. Allah menjawab: ”Dimana itu orang orang yang senang membaca Al-Quran dan orang orang yang suka meramaikan masjid?” (Hadis Qudsi Riwayat Abu Naim, dari Abi Sa’id)
Menghindarkan azab:
Sesungguhnya Aku ingin mengazab para penduduk bumi. Tetapi bila Aku melihat kepada para pengunjung masjid, dan orang orang yang memohon ampunan diwaktu malam menjelang fajar, maka Aku hindarkan azab Ku dari mereka” (Hadis Qudsi Riwayat Baihaqi dari Anas)
Menghapus Dosa dan Mangangkat Derajat:
Nabi SAW bersabda: ”Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian dia pergi ke salah satu rumah Allah (masjid) untuk menunaikan salah satu dari kewajiban-kewajiban Allah (shalat), maka langkah-langkahnya yang satu dapat menghapus dosa, dan yang lain dapat mengakat derajadnya” (Hadis Riwayat Abu Hurairah ra)
Dengan banyaknya manfaat yang terdapat di dalamnya, maka sungguh menyedihkan jika rumah Tuhan yang menjanjikan kebahagiaan yang sebenarnya selalu sepi. Lalu bagaimanakah tempat-tempat hiburan itu? Benarkah tempat-tempat yang ramai dikunjungi kaum muda sekarang bisa mendamaikan hati yang gundah? Sedangkan, Allah lah yang telah memberikan nikmat dan mendamaikan hati yang gelisah?
Lalu dimana lagi kita bisa menemukan kebahagiaan itu jika semua kebahagiaan datangnya dari Allah? Jika apa yang kita miliki datangnya dari Tuhan Yang Maha Penyayang?
Wahai pemuda cintailah masjid dan damaikanlah hatimu, sesungguhnya Tuhanmu tidak pernah meninggalkanmu. Cheers :)